Archive for November, 2006

Dapet ngutip.. “….”

Wednesday, November 29th, 2006

"Untuk membentuk bibir yang menawan,
ucapkanlah kata-kata kebaikan. Untuk
mendapatkan mata yang indah, carilah kebaikan
pada setiap orang yang anda
jumpai.
Untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing,
bagikanlah makanan dengan
mereka yang kelaparan. Untuk mendapatkan
rambut yang indah
, mintalah seorang
anak kecil untuk menyisirnya dengan jemarinya
setiap hari.Untuk mendapatkan
sikap tubuh yang indah
, berjalanlah dengan
segala ilmu pengetahuan, dan anda
tidak akan pernah berjalan sendirian.

Manusia, jauh melebihi segala ciptaan lain. Perlu
senantiasa berubah,
diperbaharui, dibentuk kembali, dan diampuni.
Jadi, jangan pernah kecilkan
seseorang dari hati anda. Apabila anda sudah
melakukan semuanya itu,
ingatlah senantiasa. Jika suatu ketika anda
memerlukan pertolongan, akan
senantiasa ada tangan terulur. Dan dengan
bertambahnya usia anda, anda akan
semakin mensyukuri telah diberi dua tangan, satu
untuk menolong diri anda
sendiri dan satu lagi untuk menolong orang lain.

Kecantikan wanita bukan terletak pada pakaian
yang dikenakan, bukan pada
bentuk tubuh, atau cara dia menyisir rambutnya.
Kecantikan wanita terdapat
pada mata, cara dia memandang dunia. Karena di
matanya terletak gerbang
menuju ke setiap hati manusia, di mana cinta
dapat berkembang.

Kecantikan wanita bukan pada kehalusan wajah.
Tetapi pada kecantikan yang
murni, terpancar pada jiwanya, yang dengan
penuh kasih memberikan perhatian
dan cinta dia berikan. Dan kecantikan itu akan
tumbuh sepanjang waktu."

By
joan janet

Pengen Kawin … Hahahahahahaha …

Wednesday, November 29th, 2006

Akhir2 ini saya kewalahan, gara2 sering ditanyain temen-temen juga kerabat dengan pertanyaan yang sama, membosankan dan membingungkan (kaya seleb aja lu sya, =P). And what Question is that?? Simple sih pertanyaannya, bahkan mungkin beberapa orang nanya cuma untuk basa-basi - tapi banyak juga yang nanyanya sungguhan, tapi jawabnya susah. "Thasya kapan married sama frans? Nunggu apa lagi? Ntar keburu bosen!!" Hayo gemana tuh jawabnya??
Temen saya, Lia Novarina, pernah menyatakan dengan tegas (cieh.. lagu loe) kalo dia ogah banget deh kawin eh nikah cepet2. Katanya sih masih pengen nikmatin masa muda dulu. (iye kan lee, atauw dah brubah pikiran skarang), intinya sih belum kepikiranlah saat ini, gitu kata dia. Saya mungkin ga sejauh itu ga niatnya. Saya  ga pernah menutup  diri saya  mengambil keputusan  nikah muda, malah pengen secepatnya.. hehehe, tapi kalo kondisinya ga memungkinkan gimana??  Memang intinya mungkin masalah kesiapan. Tapi kesiapan dari segi apa? Karena ketika  kita bicara kesiapan mental, kapan coba siapnya, pasti bawaannya khawatir terus. Gimana kalo bukan dia orangnya, gimana kalo kandas di tengah jalan, aku kan belum bisa masak, belum siap punya anak, belum bisa ngurusnya, deelel, etc, dsb… chyape dech…. Mungkin yang saya permasalahkan adalah kesiapan dari segi financial. Memang sih orang bilang yang nikah tuh ada rejekinya sendiri, tapi kalo ga mempersiapkan apapun (e.g. tempat tinggal, pekerjaan yang layak, saving) itu mah namanya nekat. Saya ga mau ambil resikolah. Dan hal ini bukan masalah kekuatiran, tapi mempersiapkan diri menghadapi masa depan. Walaupun tetap semuanya udah Tuhan persiapkan dengan sempurna kan ya?!
Saya juga pernah baca artikel tentang memperhitungkan usia untuk menikah dengan masa pensiun anda. Kebayang dong kalo kita telat nikah terus punya anak. Jangan2 anak kita baru lulus esde eh kita dah pensiun, kasian kan mereka. Dan tentu saja akan mengurangi waktu kita bersama anak2, karna yang namanya umur pasti berkurang toh. Intinya harus dipertimbangkanlah dengan masak2 (masak apa neng??).
Tapi sebenernya bukannya saya ga mau jawab, bukannya saya ga mau nikah muda, tapi masalahnya…..
"Frans kapan kamu nglamar aku???" Hehehehe…..

(",)v